True Story – Ruangan Pendingin

Pada suatu ketika terdapat seorang pemuda yang sedang mencari suatu barang yang terdapat pada gudang atas perintah atasanya. Ia sangat takut karena tempat untuk mencari barang yang dimaksud sangat menyeramkan baginya. Di dalam pikiranya ia sudah membayangkan hal-hal aneh apa yang dapat mencelakainya.

Rasa takut tersebut semaikin menjadi-jadi ketika ia masih belum menemukan barang yang dimaksud dan dipaksa untuk mencari lebih jauh lagi, sehingga masuklah ia kedalam suatu ruangan pendingin, karena tidak ada tempat lain maka ia terpaksa masuk kedalamnya dengan mengetahui bahwa itu adalah ruangan tempat menyimpas es yang sangat dingin.

Malang nasib pemuda tersebut, pintu yang menutup ruangan tersebut secara tidak sengaja tertutup dan terkunci, sehingga tidak bisa dibuka dari dalam. Ia sangat panik dan teriak minta tolong “TOLOOOOONG 3X….SAYA TERJEBAK DI RUANGAN PENDINGIN…SAYA BISA MATI KEDINGINAN” . Dia pun mulai merasakan hawa dingin yang menusuk badannya, dia berfikir bahwa ruangan itu sangatlah dingin karena didepan ruangan sebelum ia masuk terdapat tulisan “PLEASE STEP AWAY IF YOU DON”T BRING A WARMER JACKET, EXTREME COLD ABOUT -27 BELOW ZERO” ini sangat menghantuinya dan membuatnya semakin gila kedinginan, karena dia berfikir tidak mungkin bisa manusia bertahan di suhu ini akhirnya dia mati kedinginan.

Penasaran akibat anak buahnya tidak kian muncul, akhirnya atasanya pun turun dan mengecek apakah semuanya berjalan dengan baik atau tidak. Setelah lama mencari akhirnya sampailah atasanya kepada ruangan pendingin yang terkunci tersebut dan menemukan anak buahnya sudah terbujur kaku di dalam. Tanpa berfikir panjang Pimpinannya pun langsung membawanya ke rumah sakit dan setelah hasil cek viksum dan diotopsi penyebab kematian pemuda ini adalah akibat kedinginan. Dan setelah di cek ruangan tempat ia mati ternyata ruangan es tersebut rusak dan tidak berfungsi sejak lama, bahkan suhu pada ruangan tersebut sangat normal. Lalu apa yang menyebabkan pemuda tersebut mati ? PIKIRANNYA.

Motivasimu, kisah nyata di atas membuktikan bahwa betapa berpengaruhnya sebuah pikiran pada diri seseorang bahkan sangat berpengaruh pada hidup matinya seseorang. Bahkan ada cerita dari seorang penjaga ambulans yang sudah bertugas selama 30 tahun melihat orang-orang yang mati di ambulan akibat penyakit atau kecelakaan, dia mengatakan orang – orang yang berhasil survive/selamat sampai ke rumah sakit adalah orang yang masih ,terus dan tetap membuka matanya sampai rumah sakit. Orang – orang yang berfikir bahwa mereka masih bisa hidup, tidak peduli sudah sehancur apapun tubuh mereka.

Ingin konsultasi dengan Habibi Rizqi Ramadhan? Yuk add pin BBM 270B4197 atau dapat janji konsultasi gratis dengan menghubungi 085780890596
BAGIKAN
Artikel sebelumyaPacar Keras Kepala
ArtikelberikutnyaTakut ditolak saat mengajak ngedate
Professor selalu menganalisa dari sudut pandang galau untuk mencari pemikiran cerdas dan membongkar fenomena yang terjadi di Indonesia. Beliau juga bersedia mendengarkan curhatan untuk sahabat Gapcer

TIDAK ADA KOMENTAR