Salah Siapa?

Salah Siapa

Hidup, bukan tentang darimana kamu berasal, siapa yang melahirkanmu, atau bagaimana keadaan ekonomimu. Tapi tentang, sejauh mana kamu mensyukuri setiap Kasih dan juga Berkat Tuhan didalam hidupmu.

Hidup kita, kebahagiaan kita, kenyamanan kita, bukan semata-mata karna hasil jerih payahmu saja. Melainkan semua itu adalah karna Anugerah Tuhan yang begitu besar atas hidupmu.

Saat kita dilahirkan, Tuhan sudah memberikan rencana yang indah atas hidupmu. Layaknya seorang ayah yang ingin selalu memberikan yang terbaik bagi anaknya, begitupun Tuhan mu memperlakukanmu. Begitu berharganya kamu dimata-Nya.

Namun kita, layaknya seorang anak yang nakal. Yang selalu berontak atas setiap rancangan demi rancangan yang telah diberikan-Nya. Kita menganggap setiap rancangan-Nya adalah kekangan. Dan tak jarang kita lebih memilih berontak dibandingkan mengikuti alur yang sudah ditetapkan-Nya demi kebahagiaanmu. Ketika kita berontak dan berada diluar rancangan-Nya, kita terjatuh. Kita sakit, kita kecewa, dan kita selalu menyalahkan Tuhan. Mempertanyakan dimana Kasih-Nya, berteriak didalam doa dan berkata “Tuhan jahat”. Sebenarnya bukan Tuhan yang jahat, tapi jiwamu yang berontak dan memutuskan untuk lari dari rancangan baik yang sudah dibuat-Nya.

Tak ada kata terlambat untuk bertobat. Jika kamu pernah mengalami ini, maka datanglah kepada Tuhan mu. Memohon ampunlah kepada-Nya. Dan mintalah, agar Ia selalu memberimu kekuatan untuk dapat terus hidup didalam rancangan-Nya. Karna Ia adalah Maha Pengampun juga Pemaaf. Dan Ia sangat mengasihimu.

Rancangan Tuhan mungkin bukanlah yang tercepat. Atau yang mudah dilalui. Tapi percayalah, Rancangan-Nya adalah rancangan Damai Sejahtera yang mengantarkanmu pada sebuah ruangan yang penuh dengan Kebahagiaan.

Ingin konsultasi dengan Habibi Rizqi Ramadhan? Yuk add pin BBM 270B4197 atau dapat janji konsultasi gratis dengan menghubungi 085780890596
BAGIKAN
Artikel sebelumyaMasih Takut Dibilang Jomblo/Single?
ArtikelberikutnyaInilah Aku
Professor selalu menganalisa dari sudut pandang galau untuk mencari pemikiran cerdas dan membongkar fenomena yang terjadi di Indonesia. Beliau juga bersedia mendengarkan curhatan untuk sahabat Gapcer

TIDAK ADA KOMENTAR