Inilah Aku

Inilah aku

Tuhan, perasaan apa ini. Seketika muncul dan menyeruak kepermukaan. Sementara aku hanya mampu berdiam diri dalam keheningan. Mungkinkah ini cinta, atau sebuah kerinduan. Dimana air mata seketika menetes tanpa harus kuberi aba-aba. Rasanya sakit. Terlalu perih, Tuhan. Disaat aku mencoba melihat perjalanan hidupku. Ketika kuamati setiap peristiwa yang telah kulalui. Semua berakhir indah, walau diawal akulah yang mengundang kesedihan hadir disana.

Tuhan, sesaknya dada ini ketika aku mengerti, bahwa terlalu banyak waktu yang kulewati hanya untuk menyakiti hati-Mu. Perlahan tapi pasti, aku tau ada luka disana. Entah sedalam dan selebar apa luka yang kuciptakan. Yang aku tau, aku terlalu bodoh dan naif. Sementara yang terbaiklah yang Kau sediakan bagiku.

Tuhan, aku malu jika harus kembali datang kepada-Mu. Aku terlalu hina jika aku masih memohon sesuatu yang lebih dihadapan-Mu. Masihkah layak untukku datang dan bersujud dikaki-Mu. Sementara kerinduanku saat ini hanyalah dapat menyenangkan hati-Mu.

Ampunilah setiap senyumanku yang tercipta diatas kesalahanku. Ampunilah semua kebahagiaanku yang terletak diantara dosa dan kesalahan yang kubuat. Inilah aku, manusia penuh dosa. Inilah aku, manusia hina yang mengharapkan sebuah pengampunan. Inilah aku, seorang manusia yang ingin bertobat dan kemudian hidup didalam rancangan-Mu.

Ingin konsultasi dengan Habibi Rizqi Ramadhan? Yuk add pin BBM 270B4197 atau dapat janji konsultasi gratis dengan menghubungi 085780890596
BAGIKAN
Artikel sebelumyaSalah Siapa?
ArtikelberikutnyaDiary For God
Bimbang, gelisah dalam menghadapi masalah. Yuk bantu si Galau untuk mengatasi masalahnya

TIDAK ADA KOMENTAR