Penyebab doa tidak dikabulkan Tuhan

Banyak di antara kita yang memiliki keinginan dan meminta kepada Tuhan. Tapi terkadang do’a kita tidak dikabulkan. Salah satu penyebab tidak dikabul do’a adalah karena kita tidak yakin dan percaya dengan apa yang kita inginkan. Prof akan memberikan ilustrasi dalam bentuk cerita

Pemuka Agama : Para Jamaah, kampung kita mengalami kekeringan yang amat sangat sehingga kita mengalami kerugian, seperti Petani yang mengalami gagal panen, kekurangan air untuk mandi, minum dan memasak. Maka saya ingin mengajak saudara-sauda untuk berdo’a kepada Tuhan untuk meminta Hujan (Pemuka Agama memimpin do’a menurut keyakinan agamanya). Bagaimana, apa saudara sudah yakin dengan do’a kita?

Jamaah                 : Kami yakin do’a kami dikabulkan oleh Tuhan

Pemuka Agama : Bagus, besok kita akan berkumpul kembali untuk menerima rezeki dari Tahun yaitu hujan

Keeseokan harinya, mereka berkumpul kembali lagi untuk mengetahui, Tuhan mengabulkan do’a atau tidak.

Jamaah                 : Kenapa hari ini tidak hujan?

Pemuka Agama : Apa kalian kemarin meyakinin do’a?

Jamaah                 : Yakin

Pemuka Agama : Apa benar kalian yakin?

Jamaaah              : Yakin

Pemuka Agama : Kalau yakin, kenapa tidak ada yang membawa payung?

Sahabat gapcer, kita sering meminta do’a kepada Tuhan tetapi kita hanya meminta saja. Kita suka lupa mempersiapkan apa yang harus kita siapkan dan melakukan apa yang harus kita lakukan. Ingat Fungsi do’a memperlancar jalan kita menuju apa yang kita inginkan. Tindakan kitalah yang membawa kita menuju apa yang kita inginkan.

Ingin konsultasi dengan Habibi Rizqi Ramadhan? Yuk add pin BBM 270B4197 atau dapat janji konsultasi gratis dengan menghubungi 085780890596
BAGIKAN
Artikel sebelumyaPelangi Sehabis Hujan
ArtikelberikutnyaTopik "SERU" Percakapan dengan Wanita
Professor selalu menganalisa dari sudut pandang galau untuk mencari pemikiran cerdas dan membongkar fenomena yang terjadi di Indonesia. Beliau juga bersedia mendengarkan curhatan untuk sahabat Gapcer

TIDAK ADA KOMENTAR