Jangan ‘Ingin’ Menjadi Bahagia part 2

Sebelum teman-teman membaca paragraph selanjutnya, pastikan sudah membaca part pertama dari artikel ini karena akan saling berhubungan, coba pahami dan resapi barulah melangkah ke paragraph berikutnya

Sebelumnya saya sudah menyinggung terhadap kata ‘SADAR’ , dan kata bersyukur sangat amat teramat berhubungan dengan kalimat ini, syukur berarti ‘menerima’ dan ‘berterima kasih’ maksudnya adalah ketika anda bersyukur maka anda akan menerima setiap peristiwa dan berterima kasih terhadap peristiwa tersebut kepada Tuhan,tetapi kebanyakan dari kita ber-Syukur hanya pada peristiwa yang membuat kita senang (bedakan antara senang dan bahagia) sekurangnya anda hanya akan mengeluh, dan uniknya manusia hanya akan mengeluhkan peristiwa yang merugikanya walaupun hanya hal kecil, padahal masih ada 1000 kebaikan dibaliknya yang belum dia ketahui terhadap segala peristiwa.

Menurut saya bersyukur adalah sebuah kekuatan terbesar yang bisa dimiliki manusia, tidak memiliki kelemahan apapun.sayangnya sedikit manusia yang dapat mengetahuinya dan benar-benar memahami makna nya, mari saya ceritakan sebuah kisah yang sangat inspiratif tentang bersyukur :

Dikisahkan terdapat seorang yang bermimpi pergi ke surga, dan seorang malaikat menemaninya dan menunjukan keadaan di surga .Mereka berjalan memasuki suatu ruang kerja yang penuh dengan malaikat.Malaikat yang menghantarkanya berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata , “Ini adalah seksi penerimaan, di sinilah semua permintaan yang ditujukan kepada Tuhan diterima”

Orang tersebut melihat-lihat sekeliling tempat dan mendapati begitu sibuk dengan begitu banyaknya malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia diseluruh dunia.

Kemudian dia dan malaikat-nya berjalan lagi melalui koridor yang panjang, lalu sampailah mereka pada ruang kerja kedua.Malaikat pun berkata “Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman.Di sini kemuliaan dan berkat yang diminta manusia di proses dan dikirim menuju manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya”.Orang tersebut memperhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Lalu mereka melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil, yang sangat mengejutkan orang tersebut adalah hanya ada satu malaikat yang duduk disana, dan hampir tidak melakukan apapun, “Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih, rasa Bersyukur” kata malaikat yang menemaninya dengan suara pelan.Dia tampak malu. “Bagaimana ini ? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini ?” Tanya orang tersebut menyedihkan” , sang malaikat pun menghela nafas “Setelah manusia menerima berkat yang mereka minta , sangat sedikit manusia yang bersyukur dan mengirimkan pernyataan terima kasih.” “Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas berkat Tuhan ?”, Tanya orang tersebut. “Sederhana sekali” jawab malaikat. “Cukup berkata ,Terima kasih, Tuhan”.

“Lalu, berkat apa saja yang perlu kita syukuri” , Tanya-nya . Malaikat pun menjawab “Jika engkau mempunyai makanan di lemari es,pakaian yang menutup tubuhmu, atap diatas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini sepanjang masa”

“Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.”

“Dan jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan…engkau lebih diberkati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini”

“Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara,kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat, maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia.”

“Jika orang tuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan … maka engkau termasuk orang yang sangat jarang.”

“Jika engkau masih bisa mencintai … maka engkau termasuk orang yang besar, karena cinta adalah berkat Tuhan yang tidak di dapat dari manapun.”

“Jika engkau dapat menegakan kepala dan tersenyum,maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan,engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.”

“Nikmatilah hari- harimu , hitung lah jika bisa , berkat yang telah Tuhan anugerahkan kepadamu, karena tidak akan cukup waktumu menghitungnya”

Sejak saat itu orang tersebut tidak henti –  hentinya bersyukur untuk membuat sibuk malaikat pada Departemen Pernyataan Terimakasih.

Bersyukur

Kisah diatas adalah cerminan bahwa bersyukur merupakan sebuah hal yang sulit bagi manusia, mereka hanya meminta dan tidak berterima kasih, mereka lupa terhadap semua berkat pemberian-Nya , bersyukur bukan hanya berucap terima kasih, kekuatan dari bersyukur jauh lebih kuat dari itu, bersyukur mampu membuat segala sesuatu menjadi positif apapun keadaanya, dengan demikian pikiran tidak akan terusik oleh emosi dan hasrat lainya.Sebagai contoh hasrat untuk memiliki, ketika manusia kehilangan sesuatu mereka akan stress dan terus-menerus memikirkan mengapa dan kenapa ini semua bisa terjadi, dan terus menerus mencari, dan jika bertemu dia akan menyalahkan sang pencuri dan menghukumnya serta menyalahkan orang lain di sekelilingnya hatinya tidak akan puas, padahal barang miliknya sudah ditemukan.

Lalu bagaimana jika orang tersebut bersyukur, “lho ? dia kan kehilangan bagaimana bisa bersyukur ?” sudah saya singgung sebelumnya untuk bersyukur dalam keadaan apapun, semakin sulit keadaan , semakin kita bersyukur semakin bisa kita menerima dan tetap “Sadar” siapa kita dan saat itulah kita akan tersenyum bahagia, “Lalu apa yang harus di syukuri ?” . Bersyukurlah bahwa benda tersebut sudah menemani kita selama beberapa waktu , bersyukurlah benda tersebut pernah memberikan kemudahan bagi kita, dengan demikian kita akan SADAR bahwa semua milik Tuhan kita hanya dititipkan , dan mengambil pelajaran positif dari setiap kejadiannya , hal ini membuat orang yang kehilangan akan berkembang dan memahami keadaan serta menerima atas apa yang menimpa dirinya , dari sinilah akan muncul rasa BAHAGIA yang LUAR BIASA yang tidak akan anda jumpai selain dengan bersyukur , so apapun kondisi dan kejadianya tetaplah bersyukur , it’s make you happy  🙂

Saya akan tetap membahas tentang kebahagiaan pada part-part selanjutnya , so Stay Tunes guys 😉

“Jangan tunggu bahagia baru Anda ber-syukur, tetapi Ber-SYUKUR-lah maka Anda akan BAHAGIA”

Ingin konsultasi dengan Habibi Rizqi Ramadhan? Yuk add pin BBM 270B4197 atau dapat janji konsultasi gratis dengan menghubungi 085780890596
BAGIKAN
Artikel sebelumyaJangan 'Ingin' Menjadi Bahagia part 1
ArtikelberikutnyaOptimis vs Positif
Professor selalu menganalisa dari sudut pandang galau untuk mencari pemikiran cerdas dan membongkar fenomena yang terjadi di Indonesia. Beliau juga bersedia mendengarkan curhatan untuk sahabat Gapcer

1 KOMENTAR

Comments are closed.