Jangan ‘Ingin’ Menjadi Bahagia part 1

            Kebahagiaan adalah impian setiap orang, dan menjadi tujuan hidup, manusia akan melakukan apapun untuk meendapatkan kebahagiaan, untuk memuaskan setiap waktunya untuk bahagia, bahkan rela melakukan hal-hal keji seperti membunuh  untuk mencari kebahagiaan itu sendiri, aneh ? ya… ini sangat aneh kebahagiaan seharusnya adalah hal baik, tetapi itu dapat menjadi hal yang sangat buruk jika manusia salah mengartikan arti dalam kebahagiaan ini sendiri, mereka menginginkan itu dan melakukan apapun untuk mendapatkan itu, definisi dari bahagia itu menjadi sesuatu yang buruk dan setiap menusia memperebutkanya, padahal bahagia itu sangat teramat mudah ditemukan, ya.. saya katakan sekali lagi bahagia itu sangat teramat mudah ditemukan.

            Kebahagiaan adalah hal yang sangat sederhana , bahkan karena terlalu sederhana manusia sampai tidak percaya bahwa bahagia sesederhana itu, saya pernah mendapat sebuah cerita dari guru saya tentang seoarang anak kecil yang berlari kepada seorang yang bijak dan dia bertanya kepada orang tersebut “Saya Ingin bahagia” dan orang bijak pun berkata “hmmm.. hapuskan kata saya dan ingin maka kamu akan bahagia” , coba teman-teman telaah lebih lanjut lagi, orang bijak tersebut bermaksud jika ingin bahagia maka kita harus menghapuskan kata ingin tersebut karena keinginan tersebutlah PENGHALANG terbesar kita untuk mencapai kebahagiaan itu sendiri, ya ! saya ulangi lagi EKSPEKTASI , PERSYARATAN, dan KEINGINAN itulah penghalang terbesar dari kebahagiaan itu sendiri, manusia sering menaruh harga untuk kebahagiaan, saya harus kaya untuk bahagia, saya harus cantik untuk bahagia, selama sang manusia belum bisa memenuhi syarat tersebut dia tidak akan behagia, bahkan setelah itu terwujud pun terkadang manusia masih bertanya dimana kebahagiaan itu berada… aneh, unik dan tidak masuk akal, teruslah membaca saya akan beritahu cara mengatahui kesederhanaan dari rumus bahagia itu sendiri.

            Dahulu kala tertuliskan dalam kisah dari berbagai macam kitab, tersebutlah Alexander The Great atau Alexander Agung atau Iskandar Zulkarnaen seorang pemimpin yang sangat dikagumi oleh rakyatnya dan pengikutnya, orang yang sangat bijak, bahkan ada yang mengatakan kekuasaanya mencapai 1/3 dari bumi, seorang penguasa terbesar sepanjang sejarah manusia, Alkisah sang Alexander berkunjung kesebuah daerah di kawasan India, disana dia menemukan seorang petapa yang berada diatas pohon, pohon itu harus ditebang dan dia harus menyuruh sang petapa pergi karena ingin mendirikan bangunan ditempat itu, berkatalah Alexander kepada sang petapa “Wahai petapa, saya ingin menebang pohon ini dan mendirikan bangunan disini sebagai bukti daerah kekuasaan saya, katakanlah apa yang kau inginkan maka aku akan memberikanya kepadamu” , sambil tersenyum sang petapa berkata “Saya hanya ingin kau dan anak buahmu segera mungkin meninggalkan tempat ini” , dengan geram Alexander murka dan berkata “ KAU TIDAK TAHU SIAPA AKU ! !” dengan tersenyum sang petapa berkata “ya aku tahu, kau adalah BUDAK dari BUDAKKU” , mendengar ucapan tersebut Alexander tambah marah dan menyiapkan pedang di tanganya yang dipegang dengan sangat erat siap menusuk dan diarahkan ke leher sang petapa, dan berkata “Apa maksudmu itu wahai petapa ? “ , dengan tenang dan tanpa rasa takut sedikitpun sang petapa pun berkata “Budakku adalah kemarahan,ketamakan,dan ketidakpuasan dan kau sudah diperbudak oleh mereka” mendengar hal tersebut sang Alexander pun sadar, dia menjatuhkan pedangnya dan menangis dengan sangat tersedu haru, sambil terisak-isak dia menyuruh seluruh anak buahnya untuk angkat kaki dari tempat itu dan berjanji kepada sang petapa untuk tidak pernah menggangunya lagi, dan berterimakasih kepadanya, karena Alexander mendapat sebuah pelajaran yang sangat berarti bagi hidupnya.

Alexander the Great
Alexander the Great

            Dari kisah diatas dapat diambil kesimpulan bahwa perasaan untuk marah , tamak , dan tidak puas itulah yang membuatnya geram, dan ketika dia sadar dia menangis, ya ! tepat sekali , SADAR adalah kunci utama dari kebahagiaan, jika manusia sadar siapa mereka betapa kecilnya mereka, mereka tidak akan rakus dan tamak, jika seorang sadar jika dia sedang marah dalam sekejap emosinya akan hilang, jadi sadarlah terhadap apapun yang terjadi didepan mata , apapun dibelakang punggung , seperti apapun yang kita harapkan , serumit apapun permasalahan yang kita hadapi, jika sadar dan menaggapi dengan benar maka kita akan bahagia, SNAP OUT OF IT ! semua adalah ilusi penghalang terbesar kebahagiaan itu sendiri, seorang Abramah Lincoln ketika sedang marah dia mengambil nafas dan berkata “Saya Marah” dan ketika menghembuskan nafas dia berkata “Saya sadar” maka emosi kemarahan itu sendiri akan hilang.

            Mengapa tidak belajar dari anak-anak , mereka selalu bahagia dan riang gembira , kekayaan yang selama ini menjadi sabuah patokan untuk kebahagiaan tidaklah berfungsi sedikitpun untuk mendapatkan kebahagian, itu hanyalah ilusi itu sendiri, kembali kemasa kecil anda , cobalah anda bayangkan  anda mencoba untuk menawarkan uang Satu juta ditangan kiri anda dan sebungkus permen ditangan kanan anda kepada seorang anak berusia 3 tahun ? mana yang akan dipilih apakah uang atau permen ? saya sangat yakin sang anak akan memilih permen, padahal disitu ada uang satu juta, meskipun anda mangatakan kepadanya bahwa dengan uang itu dia bisa membeli sekarung permenpun sang anak tetap akan memilih permen, kenapa karena prioritas bahagia saat ini jauh lebih penting disbanding yang akan datang, ya… kebahagian saat inilah yang kita cari bukan esok hari, jadi berhentilah berekspektasi berlebih, cukup tempatkan sebagai tujuan dan jadilah positif serta sadar maka kebahagiaan akan datang dengan sendirinya.

Kata bersyukur sangat berhubungan erat dengan kata sadar, saya akan bahas seberapa jauh pengaruh bersyukur terhadap kebahagiaan di part 2 , so ,keep smile and stay tune guys 🙂

“Happiness is being aware”

Saya banyak belajar tentang kebahagiaan lewat guru saya Gobind Vashdev follow twitter @GobindVashdev  dan beli bukunya “Happiness Inside”,beliau seorang heartworker yang sudah memberikan penjelasan kepada saya tentang arti sebenarnya dari bahagia 🙂

Ingin konsultasi dengan Habibi Rizqi Ramadhan? Yuk add pin BBM 270B4197 atau dapat janji konsultasi gratis dengan menghubungi 085780890596
BAGIKAN
Artikel sebelumyaPenyebab Rasa Takut
ArtikelberikutnyaJangan 'Ingin' Menjadi Bahagia part 2
Professor selalu menganalisa dari sudut pandang galau untuk mencari pemikiran cerdas dan membongkar fenomena yang terjadi di Indonesia. Beliau juga bersedia mendengarkan curhatan untuk sahabat Gapcer

TIDAK ADA KOMENTAR