The Power of Love

the power of love part 1

Bisikkan angin disore hari, mengusik kedamaian hati. Entah darimana aku harus memulai. Seakan kehilangan separuh nyawaku. Hampa yang kurasa, khawatir yang selalu melanda. Kamu yang menjadi pegangan hidupku, kini entah kemana. Akankah cinta bertahan dan terus menopang? Sebuah hati yang selalu mendesak untuk tetap memiliki. Aku membutuhkanmu.

Kamu dimana? Apa yang terjadi? Aku wanitamu, sadarkah itu? Hatiku terlalu sesak dengan prasangka yang ada. Jangan tanya darimana aku tahu, ketahuilah bahwa kamu adalah lelakiku.

Hatiku berkata untuk tetap bertahan. Berjuang demi sesuatu yang kuyakini. Ini adalah proses.

Huft… Seakan tarikan nafas saja terasa sangat berat. Tahukah kamu? Ingatkah kamu? Ada hati yang menunggumu. Ada jiwa yang memperjuangkanmu. Sadarkah kamu?

Air mata yang menetes, lantunan nada bahagia yang kini terdengar sangat memilukan. Ketahuilah, aku menunggumu. Aku membutuhkanmu.

Dengan cara apa lagi harus kukatakan. Kekuatan cinta ini seakan semakin hebat. Walau luka yang tergores semakin dalam, ia tetap bertahan. Ia tetap berjuang. Demi bahagianya, demi apa yang ia yakini adalah takdirnya.

Mengertilah, pahamilah, tak mudah untuk bertahan. Tak gampang untuk berjuang. Tertatih dan tersenyum diatas luka. Demi apa, demi siapa? Demi satu keyakinan akan sebuah kebahagiaan.

Bersamamu, bersama keyakinan yang telah terbangun. Walau kadang angin menghempasnya dan meratakannya. Tak mengapa, karna ia kuat. Dan ia akan terus bangkit demi memperjuangkan cintanya. Untuk kita, aku dan kamu. Kebahagiaan kita, ya.. Kita

Ingin konsultasi dengan Habibi Rizqi Ramadhan? Yuk add pin BBM 270B4197 atau dapat janji konsultasi gratis dengan menghubungi 085780890596
BAGIKAN
Artikel sebelumyaUntukmu, keinginanku
ArtikelberikutnyaThe Power Of Love Part 2
Bimbang, gelisah dalam menghadapi masalah. Yuk bantu si Galau untuk mengatasi masalahnya

TIDAK ADA KOMENTAR