Fenomena Nyamuk dan Cinta

ant-man

Ini adalah salah satu fenomena teraneh dalam cinta. Sejak SD, kita semua belajar Ilmu Pengetahuan Alam, bukan? Salah satu materi yang paling saya senangi adalah pelajaran hubungan makluk dimana. Yuk kita sama-sama untuk mengenang kembali pelajaran simbiosis yang mungkin kita terlupakan dalam cinta. Simbiosis berarti hubungan interaksi antar dua makhluk hidup. Simbiosis terbagi menjadi tiga: Pertama Parasitisme, dimana ada yang rugi dan ada yang mendapatkan keuntunga. Kedua Mutualisme, kedua belah pihak saling menguntungkan. Ketiga Komensalisme, pihak pertama mendapatkan keuntungan tapi pihak kedua tidak merasakan keuntungan maupun kerugian

Salah satu hewan yang paling sering berinteraksi dengan manusia di malam hari adalah nyamuk. Jika kita mempelajari tiga simbiosis di atas, kira-kira hubungan antara nyamuk dengan manusia berada di simbiosis yang mana? Sudah pasti simbiosis Parasitisme karena nyamuk menyerang manusia, menggigit dan mengambil darah. Lalu apa yang dilakukan manusia untuk terhindar dari gigitan nyamuk, kita mengusir dan menepuk nyamuk hingga “mati”.

Dalam romansa, kita harus peka dengan hubungan, antara kita dengan dia. Menurut kalian, hubungan antara kamu dengan dia. Termasuk parasitisme, komensalisme atau mutualisme? Saya sangat berharap, kita semua termasuk kategori mutualisme, saling menguntungkan. Tidak ada kata sengsara bareng-bareng atau bahkan sengsara sendirian. Kalau teman-teman termasuk di kategori, segeralah bertindak seperti kita dengan nyamuk. Mari kita usir dia dari hati kita. Siaaap?

Ingin konsultasi dengan Habibi Rizqi Ramadhan? Yuk add pin BBM 270B4197 atau dapat janji konsultasi gratis dengan menghubungi 085780890596
BAGIKAN
Artikel sebelumyaBenalu bukanlah parasit
ArtikelberikutnyaPilih Makan dan Pilih Hati
Professor selalu menganalisa dari sudut pandang galau untuk mencari pemikiran cerdas dan membongkar fenomena yang terjadi di Indonesia. Beliau juga bersedia mendengarkan curhatan untuk sahabat Gapcer

TIDAK ADA KOMENTAR