Fenomena ‘Brainwash’ di Indonesia

 

Banyak sekali fenomena brainwash (baca : cuci otak) yang terjadi di lingkungan kita. Sebelum membahas lebih lanjut tentang cuci otak kami akan membahas terlebih dahulu tentang akar dari brainwash yaitu “hypnosis”. Fenomena ini bukan hanya seperti yang kita lihat di acara stasiun TV. Tetapi hypnosis sudah jauh memasuki lingkungan anda bahkan pada lingkup paling kecil sekalipun . Contoh : Pernahkah anda memainkan handphone anda dengan sangat fokus dan anda pun tidak mendengar sautan/sapaan teman disamping anda yang hanya berjarak beberapa cm dari anda ? Kami yakin anda semua pernah mengalaminya. Itulah yang dinamakan kondisi hypnosis. Dan masih bnyak lagi contoh lainya. Teknik ini banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan untuk menarik hati pelanggan mereka.

 

Brainwash adalah bentuk hypnosis yang paling mempengaruhi sang korban. Karena dengan brainwash korban bisa mengalami amnesia, seperti kasus yang sangat terkenal yaitu kasus brain wash Lian Febriani belum lama ini. Definisi dari brainwash tidak akan lepas dari kekuatan otak kita yang begitu luar biasa. Otak kita lah yang menentukan berhasil atau gagalnya kita selama ini. Pusat kendali dari seluruh tubuh berada di otak, jadi anda jangan heran kalau anda bisa sakit karena pikiran. Pengaruh pikiran pada kehidupan sehari-hari sangat luar biasa. Kalau anda perhatikan, pikiranlah yang membentuk karakter, menerima informasi, dan mengolah informasi. Dan yang kita lakukan sehari-hari tidak lain adalah hasil ‘print’ dari data yang kita olah di dalam pikiran kita

 

Program yang ada dalam pikiran kitalah yang menentukan tindakan dan prilaku kita sehari-hari, sedangkan program tersebut mengambil informasi dari sekeliling kita, apa yang kita baca, dengar, lihat, dan rasakan pada kehidupan sehari-hari kita adalah faktor terpenting yang mempengaruhi pikiran kita saat ini. Dari sinilah brainwash berasal, sebelum anda membaca artikel ini lebih lanjut lagi, coba pikirkan hal-hal apa saja yang anda lakukan saat ini yang dipengaruhi oleh lingkungan sekitar anda.Kami yakin seluruh perilaku anda dipengaruhi lingkungan baik secara langsung atau tidak langsung. Contoh ketika anda kecil, orang tua anda berkata “Hujan membuat sakit, percaya atau tidak ketika anda sudah besar dan kehujanan,otomatis anda akan sakit. Mengapa ? Karena sudah terbentuk dalam pikiran anda bahwa hujan menyebabkan sakit. Jadi intinya orang tua anda sudah melakukan ‘brainwash’ pada anda.Bayangkan jika setiap hari orang tua selalu membuat keyakinan negative, seperti “Jika saya ini…. Maka…. “

 

Setiap hari kita sudah mencuci otak kita lewat internet, guru, teman, pasangan hidup, orang tua dan lingkungan sekitar kita. Belakangan ini banyak kasus pencucian otak seperti yang kami sebutkan sebelumnya yaitu Lia Febriani yang merubah penampilan dengan sangat drastis, tidak ingat nama, suami dan anaknya. Itu cukup membuat public tercengang, selain itu ada juga kasus heboh lainya yaitu NII yang menarik anggotanya dengan cara yang sangat halus, bahkan ada yang berani membayar puluhan bahkan ratusan juta untuk kepentingan NII tersebut. Yang jadi pertanyaan adalah ? Bagaimana semua itu bisa terjadi ? Bagaimana proses umum teknik cuci otak yang sering dilakukan sekarang ini ?

 

Prosesnya adalah ditarget, diajak diskusi, diberikan fakta-fakta, diajak diskusi lagi, didekati secara pribadi oleh kelompok diajak lebih intensif. Tujuan cuci otak adalah melenyapkan identitas dan memberikan identitas baru

Proses cuci otak ada 2:

1. Membuat ragu, bingung, lupa dan meninggalkan apa yang diyakini saat ini

2. Memberi keyakinan baru dan kehidupan baru

 

Bagaimana suatu keyakinan bisa diubah?

– Berulang-ulang mendoktrin dengan suatu keyakinan/fakta

Dengan kita selalu mengulangi keyakinan, fakta. Maka kata kata tersebut bisa masuk ke alam bawah sadar sehingga kita akan percaya. Contoh : Ketika kita mengerjakan soal matematika, kita mengalami kesusahan dalam mengerjakan tugas dan mendapatkan nilai tugas atau ujian selalu jelek maka kita akan percaya bahwa matematika adalah pelajaran yang susah

– Informasi statis,konsisten, multi sensor, dimana-mana

Ini sering terjadi dengan remaja di Indonesia. Ketika seorang sales berusaha untuk menjual produknya ke rumah-rumah dan mengalami banyak sial. Dan ini terjadi, tidak hanya sekali saja tetapi berulang kali. Apa yang ada di dalam pikiran sales ? Saya tidak berbakat menjadi sales, lebih baik saya menjadi karyawan saja.

– Mengunakan peer presure dan kelompok

Ini adalah pengaruh kelompok pada anda, ketika kelompok berkata A dan anda melakukan B anda akan dijauhi oleh kelompok anda tersebut maka dengan oromatis anda harus melakukan A seperti kelompok anda

– Menata informasi yang diberikan

Ketika kita memberikan informasi tentu kata kata tersebut harus tertata dengan baik. Contoh ketika anda ingin pergi ke suatu tempat, tentu hal yang ingin anda tanyakan rute awal dari tempat anda. Agar anda bisa ke tempat tersebut. Ketika informasi tidak tertata dengan rapi, otak akan bingung.

– Menggunakan emosi

Ketika Zeddy sayang sekali dengan Devi dan sudah berpacaran lama sekali. Devi selingkuh dengan Novan. Zeddy patah hati dan mengatakan bahwa Semua Wanita tidak bisa dipercaya. Dan hal terfatal adalah Zeddy trauma dengan kauma hawa dan mencintai kaum Adam.

– Kondisi tertentu (letih, mengantuk, sedang ada masalah)

Ketika keadaan keuangan anda sedang krisis (anda sedang banyak hutang) dan tiba-tiba ada orang yang menawarkan cara mencari uang dengan cepat walaupun haram, maka anda pun secara otomatis bisa mengikuti seperti orang tersebut tawarkan

 

Dengan berbagai macam cara mengubah keyakinan seperti di atas, kami yakin itu sudah sering terjadi di lingkungan anda baik di kantor maupun di rumah. Proses tersebut terjadi secara sadar maupun diluar kesadaran anda, ada berbagai macam cara untuk menghindari teknik brainwash tersebut

 

Tips menghindari brain wash:

1. Jadilah pribadi yang kritis, cobalah Tanya ! Tanyakan sesuatu apa saja yang mengganjal pikiran anda seperti : “Mengapa harus begini ? Benarkah ? Darimana sumbernya ?” Tanyakan saja sampai itu membuat anda yakin dan merasakan suatu perbedaan atau pertentangan dengan keyakinan anda selama ini. Pribadi yang mudah dicuci otaknya adalah pribadi yang ikut-ikutan dan tidak kritis

2. Jangan berpikir terlalu serius, santai dan fokus terhapap keyakinan anda. Karena ketika seseorang berpikir terlalu serius dalam hal ini sangat mudah dipengaruhi karena dalam kondisi hypnosis (Fokus)

3. Cek dan ricek informasi yang diperoleh dengan pihak atau figur lain yang tidak berhubungan. Jangan Langsung percaya ! tanyakan terlebih dahulu kepada orang yang anda anggap ahli pada bidang tersebut. Seperti Tanya pada pemuka agama dan orang yang ahli di bidangnya

4. Curiga dan langung berhenti ketika ada praktek-praktek atau ritual aneh yang bertentangan dengan pemahaman anda selama ini

5. Jadilah pribadi yang punya otoritas dan prinsip, jangan hanya ikut-ikut saja. Asertiflah untuk berkata “tidak”. Yakinlah dengan kepercayaan anda selama ini, apapun yang terjadi tidak akan mengubah kepercayaan anda

 

“You take control of your brain, or somebody else will “

Ingin konsultasi dengan Habibi Rizqi Ramadhan? Yuk add pin BBM 270B4197 atau dapat janji konsultasi gratis dengan menghubungi 085780890596
BAGIKAN
Artikel sebelumyaTrio Gapcer
ArtikelberikutnyaRomance Era
Professor selalu menganalisa dari sudut pandang galau untuk mencari pemikiran cerdas dan membongkar fenomena yang terjadi di Indonesia. Beliau juga bersedia mendengarkan curhatan untuk sahabat Gapcer

TIDAK ADA KOMENTAR