5 Modus SuksesMulia

Oke setelah mengikuti acara SuksesMulia EnterTRAINment 2012 kemarin bersama pak JamilAzzaini dan mas Indra , banyak sekali pelajaran baru yang dapat di ambil dan terapkan, banyak pengehtahuan baru dan resep paling jitu untuk mencapai kebahagiaan baik secara fisik maupun hati, semua terangkum dalam 5 modus sukses mulia.Pertanyaan selanjutnya adalah kenapa harus sukses mulia ? yup ! tepat karena sukses saja tidak cukup , orang sukses belum tentu mencapai apa yang dia inginkan , banyak sekali contohnya lihat saja para artis tanah air maupun artis manca negara, mereka jelas orang-orang sukses, tapi apakah sukses segalanya bagi mereka ? hmm… nyatanya tidak, banyak sekali perceraian , banyak artis yang memakai narkoba bahkan pada usia diani seperti tokoh utama film Home Alone yang fenomenal ? tentu anda tahu Macaulay Culkin, yup dia adalah biloner muda , karena pendapatan dan rating filmya Home Alone melonjak drastis, tapi apa yang dia lakukan, sehingga menjadi pecandu narkoba, dokter pun mengatakan umurnya tidak akan lama lagi, apa yang terjadi ? apa kekayaan saja belum cukup untuknya ? transformasi dari anak kecil yang imut dan lucu menjadi pecandu narkoba yang menyedihkan…

Dari sini professor sedikit galau, hahaha, ya secara nama saya adalah Professor Galau Pemikir Cerdas, saya menyingkatnya menjadi Gapcer,apa ada yang salah atas semua ini ? lalu jika sukses saja belum cukup, apakah mulia juga cukup ? ternyata mulia juga belum bisa menimbulkan apa-apa, jelas jika ingin mulia kita harus memiliki ‘modal’ untuk memberi dan menginspirasi banyak orang, jadi disinilah mungkin dasar dari guru saya pak Jamil dan mas Indra untuk mendirikan SuksesMulia, yaitu sebuah proses kehidupan untuk menggapai kesuksesesan beriringan dengan kemuliaan, sehingga tercapai hasil yang benar-benar positif , lalu mereka memberikan 5 modus untuk mencapainya, apa saja itu ? inilah 5 Modus suksesmulia :

1. Asah Pilihan

Modus paling pertama adalah Asah Pilihan, yup kalian pasti bertanya-tanya ? pilihan apa yang harus diasah… itu adalah profesi kita, yup benar, asahlah apa yang kita pilih ,tapi sesuaikan apa yang dipilih sesuai dengan Passion dan Talenta kita , jaid bukan karena keterpaksaan, yang pertama apa itu Passion ? untuk lebih singkkat, Passion adalh suatu pekerjaan yang dapat kita lakuakan meskipun kita tidak dibayar olenhnya, suatu pekerjaan yang membuat anda bahagia jika mengerjakanya, saya yakin setiap individu pasti memilikinya seperti saya memiliki passion jika memiliki ilmu untuk senang membagikanya]

Lionel Messi pemain Barcelona memiliki passion dan kecintaanya terhadap sepakbola dari kecil, Michael Jordan dengan passionya saat bermain basket, serta Michael Schumacer dengan passionya dalam balap membalap Formula 1,atau Ariel dalam passionya menyanyi , mereka adalah orang yang benar-benar bahagia saat melakukan pekerjaanya, lihat saja ketika Lionel Messi menggirin bola dan Ariel Noah (Peterpan) dalam bernyanyi, lihat gairah begitu besar ada dalam hatinya.Lalu setelah menemukan passion anda tentu anda harus menyesuaikan itu dengan bakat dan kemampuan anda, jika sudah sesuai maka langsung asah ! setidaknya jika ingin expert, kita harus melalui proses 10.000 jam, atau 3 jam sehari untuk melatihnya dalam 10 tahun, inilah sebuah kiat kesuksesan yang tentu akan sangat berguna bagi masa depan anda, seperti Bill Gates yang main komputer 3 jam sehari, serta Steve Jobs yang tidak pernah habis ide untu ber-Inovasi, jadi Kesimpulanya dari modus pertama adalah cari dan temukan Passion anda , cocokan dengan bakat , lalu kembangkanlan !

2.Aktifkan Daya Pancar

Lalu modus yang kedua adalah Aktifkan daya pancar, apa itu ? dan daya pancar apa saja yang harus diaktifkan ? mari sebelum saya bahas, Professor ingin mengajukan sebuah pertanyaan , menurut sahabat cerdas, dalam mengelola waktu dan gaya hidup sehari-hari apa yang palin baik, apakah “Work Life Balance” yaitu menyeimbangkan setiap waktu yang ada untuk hidup, mengatur jadwal yang harus benar-benar dipatuhi, menyeimbangkan setiap pekerjaan, baik itu kantor maupun rumah ? hmm… dulu professor menganggap ini adalah yang terbaik, tapi ternyata salah ! kita tidak bisa membagi-bagi waktu setiap hari, hasilnya adalah ketidak sesuaian dalam menjalani jika waktu yang kita tentukan tidak tepat

Lalu jika ini belum bisa, maka ada “Multitasking” yaitu menjalankan peran dan pekerjaan dalam sesuatu secara bersamaan, apakah ini juga tepat ? ternyata tidak juga ! kita tidak bisa menjalan sesuatu dengan baik jika pikiran kita ada dimana-mana sekaligus… lalu apa yang paling tepat untuk mengelola alur dan gaya kehidupan yang terbatas ini ? yup ! tepat sekali itu;ah Aktifkan Daya pancar atau dapat memenage energi, ingat energi ! bukan waktu maupun pekerjaan yang ada, tapi energilah yang harus kita kelola  “Managing Energy, Not Time, is the key to high performance” energi dibagi menjadi 2, yaitu energi fisik (stamina) dan metafisik (kemampuan konsentrasi,gelombang otak,dll)

Sesuaikan energi fisik kita untuk pekerjaan yang ada dan pikiran kita dengan situasi yang ada, jangan terlalu serius ketika bersama sahabat,anak,pacar,istri atau yang membuat tersenyum dan tertawa lainnya, fokuslah ketika bersama mereka untuk senang(Gelombang Alfa) jangan terlalu serius (Gelombang Beta) , tapi juga berikan keseriusan anda jika sedang rapat meeting bersama atasan, atau belajar di sekolah jangan malah tidak serius dan banyak bercanda, ini ibarat Handphone yang memiliki Energi Batere dan Sinyal, tanpa baterai (fisik) hanphone tidak akan menyala, tanpa sinyal hanphone pun tidak terlalu berguna, maka aktifkan daya pancar kita untuk melihat sesuatu dan fokuskan pada energi yang diberikan bukan pada waktunya.

3. Pacu Mesin

 

Anda pasti bertanya mengapa setiap orang memiliki sifat yang berbeda-beda, memiliki karakteristik yang berbeda-beda, memiliki tanggapan dalam melihat sesuatu yang juga berbeda, determinasi yang sama-sama positif tapi dengan pencitraan yang berbeda, apa yang menyebabkan semua ini berbeda ? yup , sama seperti mesin pada mobil, tentu mesin Mercedes berbeda dengan BMW, mesin Honda berbeda dengan Suzuki, Honda yang irit tapi Suzuki mesin yang Gesit, masing-masing memiliki keunggulan tersendiri, sama seperti kita dan otak kita, kita memiliki tipe dan keunggulan tersendiri, han yang jadi tantangan adalah bagaimana kita menggunakan setiap keunggulan-keunggulan kita,yaitu kecerdasan-kecerdasan yang ada dalam otak kita, secara saintifik ini dibagi menjadi 5, yaitu Limbik kiri (Sensing), Otak kiri (Thinking), Otak kanan (Intuiting), Limbik kanan (Feeling) dan Otak tengah (Insting).

Mesin kecerdasan ini sifatnya bawaan atau generik, tetapi tidak diturunkan atau non-hereditary, seperti contohnya pak Jamil Azzaini,Barrack Obama, Chaerul Tandjung dan Steve Jobs mereka memiliki sifat dan ciri khas sendiri dalam kecerdasanya, contoh seperti pak Jamil dengan Feeling,  sehingga dengan kekuatan yang terus dipacu untuk semakin maju, beliau dapat menjadi seorang inspirator “storytelling” yang kuat dan berkarakter. Sehingga di satu waktu dapat membuat audience yang hadir tertawa terbahak-bahak namun semenit kemudian dapat membawa audience untuk meneteskan air mata.Sama seperti Steve Jobs  dalam kehebatanya ber-Inovasi,Barrack Obama dengan kharisma dalam memimpin, ini semua berkat mereka dapa memacu setiap mesin kecerdasan mereka, maka cari tahu apa mesin kecerdasan anda, dan paculah sesuai dengan kemampuanya

4.Nikmati Masalah

 

Yang ke-empat adalah Nikmati Masalah, yup ! ada dua perbedaan mendasar ketika ada dua orang yang sama-sama mengalami kegagalan, orang pertama adalah orang yang “Galau” dan sangat menyesali kegagalanya, menyerah karena telah mengalami suatu masalah, lalu orang kedua yang “Cerdas” dalam menanggapi masalah, menurutnya masalah bukanlah sebuah hal yang harus disesali melainkan menjadi sebuah “batu loncatan” dan momentum untuk mengambil pelajaran yang terdapat didalamnya dan membentuk pribadi yang lebih baik, sehingga apapun masalah yang ada akan di nikmati karena ini adalah proses untuk sukses dan berkembang, saya yakin setiap dari anda memiliki masalah yang sama, tapi yeng membedakan adalah bagaimana cara anda menanggapi masalah tersebut ? apakah dengan cara orang pertama atau kedua ? dengan cara galau atau cerdas ? silahkan bandingkan dan renungkan, pasti keputusan terbaik adalah orang yang dapat menikamti masalah tersebut 🙂

5.Tabung Epos (Energi Positif)

 

Seperti hukum kekekalan energi yang ada Energi Masuk= Energi Keluar , atau bisa juga saya balik Energi yang kita keluarkan sama dengan energi yang kita masukan, hukum ini berlaku pula dalam hal energi positif, semakin banyak energi yang kita sebarkan kepada banyak orang, semakin banyak pula energi yang kita terima, jadi tabunglah energi positif anda sebanyak mungkin dan dan ketika saatnya tepat juga kita langsung menerima energi positif yang dulu ditabung, jangan khawatir energi itu tidak akan kemana-mana karena itu milik anda dan hak anda, jadi banyaklah memberikan dan menyebarkan setiap ilmu kita kepada siapaun dan dimanapun, banyaklah menebar energi positif maka semua itu pasti akan kembali pada kita 🙂

Yup itulah tadi 5 modus SuksesMulia, so jangan ragu untuk langsung mempraktekanya, minimal dengan bergai energi positif dengan menyebar ilmu dan artikel ini kepada siapapun yang anda kenal 😀

Ingin konsultasi dengan Habibi Rizqi Ramadhan? Yuk add pin BBM 270B4197 atau dapat janji konsultasi gratis dengan menghubungi 085780890596
BAGIKAN
Artikel sebelumyaSudahkah Pelihara Gajah di Bulan Oktober?
ArtikelberikutnyaSukses Mulia Entertrainment
Professor selalu menganalisa dari sudut pandang galau untuk mencari pemikiran cerdas dan membongkar fenomena yang terjadi di Indonesia. Beliau juga bersedia mendengarkan curhatan untuk sahabat Gapcer

TIDAK ADA KOMENTAR