Otak Memiliki Recycle Bin

otak memiliki recyle bin

Dari pertama kali Tuhan memberikan nyawa hingga sekarang. Tidak semua memori dapat kita ingat semua. Coba bayangkan jika kamu mampu mengingat semua kejadian memori, misalnya kamu mampu mengingat kejadian saat Mama kamu melahirkanmu. Ada dua kemungkinan, pertama kamu sangat sayang dengan Mama karena ingat perjuangan Mama atau kamu takut melahirkan anak.

Memori yang kita ingat dan tersimpan di dalam otak adalah kejadian yang emosional atau berulang kali. Jika ada kejadian yang tidak memiliki kriteria tersebut, semisalnya saja kamu lagi browsing. Jika file tidak terlalu penting, kamu tidak akan download atau tidak lagi berkunjung ke website tersebut. Namun jika kamu merasa itu penting, kamu akan download agar kamu bisa melihat kembali. Tapi jika suatu saat tidak dibutuhkan kembali, kamu dapat membuangnya ke dalam recycle bin. Ini juga yang terjadi dalam dunia romansa, kejadian kejadian sedih masih tersimpan dan tidak dibuang ke recyle bin yang mengakibatkan memori kamu berantakan, kotor. Buanglah files yang mengganggu pikiran kamu.

Banyak sekali orang yang membuang barang atau menghapus kontak tapi dia lupa untuk menghapus memori di otak. Cara itu hanya membuat kamu lari dari kenyataan saja. Cara kita membuang recyle bin seperti kita membuang files di komputer, Langkah pertama, mencari files yang paling besar memorinya dan sering kamu temukan. Jika kamu sudah menemukan, tariklah nafas dalam-dalam hembuskan lewat mulut dan buanglah memori tersebut, mulai detik ini aku ikhlaskan kenangan ini. Aku terima rasa sakit dan aku relakan pergi menjauh hingga hati aku lebih tenang. Ingat kunci utama adalah ikhlas, sama halnya kamu menghapus files di hp. Kamu yakin dengan menghapus files, itulah kenapa system bertanya. Apakah kamu benar benar ingin menghapus? Dan kamu sadar bahwa kamu tidak akan bertemu dengan files tersebut sehingga tidak ada harapan bertemu kembali.

Ingin konsultasi dengan Habibi Rizqi Ramadhan? Yuk add pin BBM 270B4197 atau dapat janji konsultasi gratis dengan menghubungi 085780890596
BAGIKAN
Artikel sebelumyaSabuk Pengaman dan Pemadam Kebakaran
ArtikelberikutnyaWaktu bukanlah Uang
Professor selalu menganalisa dari sudut pandang galau untuk mencari pemikiran cerdas dan membongkar fenomena yang terjadi di Indonesia. Beliau juga bersedia mendengarkan curhatan untuk sahabat Gapcer

TIDAK ADA KOMENTAR