Pilihan itu selalu ada

Pilihan itu selalu ada

Banyak hal yang tak dapat terjawab dengan mudah. Walau kadang mereka akan sangat lancar untuk berbicara. Tentang sesuatu yang mereka lihat, namun sama sekali tak pernah mereka rasakan. Tentang apa yang mereka rasakan, namun sama sekali tak pernah dapat mereka ungkapkan.

Hati. Sebuah wadah yang sanggup menyimpan berjuta asa. Sebuah tempat yang cocok untuk mengukir satu nama. Sebuah bagian, dimana terkadang logika bertekuk lutut dihadapannya.

Terkadang, banyak pertanyaan yang diajukan oleh logika. Namun sayang, selalu dapat terjawab tuntas tanpa balas oleh sebuah Hati.

“Jatuh cinta? Apa itu, hanya membuang-buang waktu”

Cinta adalah sebuah rasa yang kita sendiri tak pernah tahu kapan ia datang, dan untuk siapa ia hadir.

“Tahu kecewa kan? Masih berani Jatuh Cinta?”

Cinta tak hanya membutuhkan pengorbanan, kepercayaan, atau kesetiaan. Tapi ia juga membutuhkan Keberanian. Keberanian untuk bersikap, dan menanggung segala resiko yang ada.

“Jika tiba-tiba saja dia tak ada kabar, masihkan tersisa kepercayaan?”

Jika memang sudah berkomitmen untuk bersama, maka tak ada alasan untuk tidak percaya. Curiga boleh, namun bertanyalah baik-baik. Ingat, dia juga memiliki hati yang harus kita jaga.

“Ketika dia selingkuh, apa yang akan dilakukan?”

Tanyakan alasannya, intropeksi diri, maafkan lalu beri kesempatan untuk berubah. Kesempatan bukan berarti harus kembali membina hubungan sebagai pasangan, teman pun bisa.

Tak pernah ada alasan pembenaran untuk kita bersikap buruk pada seseorang. Bahkan pada dia yang lebih dulu menyakiti kita.

Tuhan tak pernah tidur, Ia akan selalu memberikan yang terbaik bagi kita. Percaya saja, bahwa apa yang Ia rasa baik, itu sudah pasti sangat baik bagi kita.

So, jangan takut untuk mengambil keputusan. Takutlah ketika kamu tak bisa melangkah dan hanya jalan ditempat selama proses hidupmu berlangsung.. 🙂

Ingin konsultasi dengan Habibi Rizqi Ramadhan? Yuk add pin BBM 270B4197 atau dapat janji konsultasi gratis dengan menghubungi 085780890596
BAGIKAN
Artikel sebelumyaSenja, membuatku jatuh cinta
ArtikelberikutnyaFirst Day
Professor selalu menganalisa dari sudut pandang galau untuk mencari pemikiran cerdas dan membongkar fenomena yang terjadi di Indonesia. Beliau juga bersedia mendengarkan curhatan untuk sahabat Gapcer

TIDAK ADA KOMENTAR